Kegiatan Kajian Akbar dan Khotmil Qur’an di Prodi Keperawatan Purwokerto Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang
Purwokerto — Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mempererat kebersamaan di lingkungan akademik, Program Studi Keperawatan Purwokerto Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang menyelenggarakan kegiatan Kajian Akbar dan Khotmil Qur’an yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna pada hari Jumat, 24 April 2026, bertempat di Auditorium Kampus 8.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh KKM Ikatan Mahasiswa Islam Darussalam melalui program Kajian Akbar Marriage Road-MAP dengan mengusung tema “Navigasi Fiqih Munakahat & Khataman Akbar”. Tema ini diangkat sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa mengenai konsep pernikahan dalam Islam serta pentingnya membangun kehidupan rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai syariat.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan yang antusias mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan khotmil Qur’an sebagai bentuk syukur serta doa bersama agar seluruh civitas akademika diberikan kelancaran dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan pengabdian.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan kajian akbar yang menghadirkan penceramah inspiratif. Dalam tausiyahnya, penceramah menyampaikan pentingnya memahami fiqih munakahat sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga, serta menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi tenaga kesehatan yang memiliki peran besar dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya profesional tetapi juga penuh empati dan keikhlasan.
Melalui kegiatan Kajian Akbar dan Khotmil Qur’an ini, diharapkan seluruh civitas akademika Prodi Keperawatan Purwokerto semakin termotivasi untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari serta menjadikannya sebagai landasan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berakhlak mulia. -Rizka-










