Skrining Kesehatan bagi Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Mahasiswa Kampus 8

Purwokerto, 10 September 2026 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan, Prodi Keperawatan Purwokerto Program Diploma Tiga Poltekkes Kemenkes Semarang melaksanakan kegiatan Skrining Kesehatan pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa Kampus 8.

Kegiatan skrining kesehatan merupakan salah satu langkah preventif untuk membantu mengetahui kondisi kesehatan sejak dini. Melalui pemeriksaan sederhana, peserta dapat memperoleh gambaran mengenai beberapa indikator kesehatan yang berkaitan dengan status gizi dan risiko penyakit tidak menular.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan beberapa jenis pemeriksaan kesehatan, meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar perut, gula darah, dan kolesterol. Pemeriksaan IMT dilakukan untuk mengetahui status berat badan berdasarkan perbandingan berat badan dan tinggi badan, sedangkan pengukuran lingkar perut digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat risiko kesehatan yang berkaitan dengan penumpukan lemak abdominal.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan gula darah dan kolesterol sebagai bagian dari deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular. Hasil pemeriksaan dapat menjadi informasi awal bagi peserta untuk lebih memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, serta menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari para peserta. Dosen, tendik, dan mahasiswa secara bergantian mengikuti setiap tahapan pemeriksaan yang telah disediakan.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika Kampus 8 semakin memahami pentingnya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung penerapan perilaku hidup sehat.

Prodi Keperawatan Purwokerto Program Diploma Tiga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan civitas akademika. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, setiap individu diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya. -Rizka-

Mungkin Anda juga menyukai