Pendekatan Spiritual dalam Pembelajaran

Pendekatan spiritual saat ini banyak dilakukan di berbagai Perguruan Tinggi di Dunia. Banyak Visi Misi Perguruan Tinggi yang memasukkan unsur Keimanan dan Ketaqwaan (IMTAQ) disamping unsur Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Hal ini sejalan dengan banyak riset yang menunjukkan hasil bahwa Spritual Quotient (SQ) memberikan dampak positif dalam kehidupan.

Kampus V Magelang tak ketinggalan melakukan pendekatan tersebut untuk meningkatkan daya juang dan daya saing Civitas Akademika dan Karyawan. Di kampus V diadakan kajian ilmiyah setiap jumat pagi untuk memberikan penyegaran rohani.

Pada Jumat, 1 Februari 2019 diadakan kajian di masjid Asy-Syifa Kampus V dengan tema “Menuntut Ilmu Agama Disela Kesibukan Dunia”. Pembicara adalah Ustadz Kiryani abu Hammam, Lc dari Ponpes At-Taqwa Al-Islamy Borobudur yang merupakan alumni Madina International University dan sedang melanjutkan program magister di kampus yang sama.

Beliau menyampaikan pentingnya menuntut ilmu agama sebagai bekal di kehidupan dunia dan akhirat. Beliau memberikan nasehat untuk menghindari penyebab terhalangnya manusia mendapatkan keberkahan dari ilmu syar’i seperti tidak menghormati atau meremehkan majelis ilmu dan ahli ilmu, beralasan dengan kesibukan dunia sehingga tidak sempat menuntut ilmu syar’i, dan menyia-nyiakan kesempatan emas seperti ketika muda ataupun ketika ada waktu luang.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika dan karyawan sehingga membentuk generasi yang baik. Mahasiswa yang mengenyam pendidikan di kampus diharapkan dapat mempunyai skill yang baik sesuai bidangnya dan akhlak mulia dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Begitu juga dengan dosen dan karyawan dalam memberikan layanan kepada mahasiswa diharapkan dapat menunjukkan profesionalisme sebagai bentuk keikhlasan karena-Nya.

Mungkin Anda juga menyukai